Jadilah sahabat bumi

Home, MYSQL

Sat 2008 at 8:43 am by Yustian M
Jadilah sahabat bumi

Artikel ini diangkat atas referensi dan inspirasi serta ajakan dalam lomba desain web yang diadakan Kompetisi Website Kompas MuDA – IM3 dengan website www.mudaers.com. Semoga dengan kompetisi ini dapat menggugah para anak muda indonesia agar lebih kreatif dan lebih peduli akan bumi yang mulai tidak bersahabat dengan manusia.

Sekarang ini bumi semakin tidak bersahabat terlebih lagi para manusianya makin tidak bersahabat diantara sesema. Dimana terdapat perang disana sini. So bagaimana dengan kamu dan saya? Kita berharap bumi yang indah ini tidak rusak oleh ulah kita kan. Jadi kita dapat memulai menjadi sahabat bumi dengan hal – hal kecil dilingkungan sekitar kita. Upaya-upaya yang dapat mencegah Global Warming pada lingkuan di sekitar rumah, mulai dari kamar mandi, dapur, kamar tidur, ruangan santai, desian rumah, cara membaut sumur endapan dan lain sebagainya. Beberapa contoh upaya-upaya yang bisa kita lakukan adalah :

* Memahami kondisi cuaca dan pergerakan angina sebelum beraktivitas, seperti melaut, berkendaraan, bepergian dan lain sebagainya
* Penyesuaian pola taman yang mengikuti perubahan musim
* Tidak menggali tanah yang miring di lereng bukit atau gunung atau mencegah longsor.
* Bagi yang bertempat tinggal di dekat pantai, agar mewaspadai pasang air laut.
* Membudayakan hidup bersih dan membiasakan membuang samapah pada tempatnya untuk mencegah banjir karena tersumbatnya aliran air
* Membuat bak atau kolam untuk menampung hujan dan membuat sumur resapan

BLOGGER BISA MENJADI SAHABAT BUMI

DHINATACOM

Blogger Bisa Menjadi Sahabat Bumi.Menurut Kamu, siapa yang bisa menjadi sahabat bumi? Apakah itu seseorang yang merawat lingkungan dengan menanam banyak pohon? Apakah itu seseorang yang membersihkan bumi dari pencemaran lingkungan? Ya, mereka bisa disebut sahabat bumi. Tapi tahukah Kamu bahwa jika Kamu seorang blogger, Kamu juga bisa menjadi sahabat bumi?

Saya jadi ingat sekitar 1 tahun yang lalu ketika sedang gencar-gencarnya kampanye Global Warming di Indonesia dan juga di dunia. Banyak yang mengatakan bahwa salah satu penyebab terjadinya global warming adalah banyaknya masyarakat yang tidak lagi menjadi sahabat bumi. Maka dimulailah kampanye dengan membuat poster, flyer, iklan-iklan serta cara dan media lainnya yang digunakan untuk mengajak masyarakat untuk menghemat energi dan “Go Green”.

Tapi tahukah Kamu bahwa pada saat itu juga, banyak dari blogger Indonesia sedang menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Misalnya seperti yang dilakukan oleh Deddy Andaka, seorang dokter dan juga blogger asal Bali yang menulis artikel-artikel tentang global warming. Deddy menulis artikel tersebut pada saat ketika delegasi-delegasi negara di KTT Climate Change yang diselenggarakan di Bali sedang berkumpul untuk membicarakan masalah dunia tentang global warming.

“Bila kesepakatan antar delegasi negara tersebut belum klop, apakah kita hanya berdiam diri?” begitu kata Deddy. Menyadari bahwa harus ada yang memulainya, maka dibuatlah artikel-artikel Global Warming Series seperti Blogger Indonesia Peduli Global Warming, Kampanye Global Warming, Seperti Apa?, Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan dan Langkah Kecil Mencegah Bahaya Besar (Global Warming).

Apa hasilnya? Puluhan blogger lainnya ikut menulis dengan topik yang sama dan mengingatkan kembali satu sama lain untuk kembali menjadi sahabat bumi. Meskipun tidak secara langsung ikut ‘turun kejalan’ untuk bertindak secara langsung merawat bumi, seorang blogger bisa menjadi penggerak satu sama lain melalui tulisan-tulisannya. Dan sebagai seorang blogger, ini merupakan ‘PR’ bagi kita semua.

So, bukan hanya tim Kompas MuDA (www.mudaers.com) yang seharusnya sibuk untuk mengajak orang lain menjadi sahabat bumi melalui Kompetisi Website Kompas MuDA – IM3, melainkan semua orang yang merasa tinggal dibumi :) Maka teruslah menulis artikel-artikel berkualitas untuk mengajak orang lain menjadi sahabat bumi, tidak hanya selama Kompetisi Website Kompas MuDA – IM3 berlangsung, melainkan seterusnya karena seringkali kita lebih banyak lupa dari pada ingatnya :)

Jadi… sudahkah Kamu mengajak orang lain menjadi Sahabat Bumi? ayuk